Sejarah Mistis Makam Syech siti jenar | warta cirebon
Kehidupan Syech siti jenar yang mengundang banyak kontroversi perihal menyatu nya dirinya dengan sang pencipta dinilai bersebrangan dengan pemikiran para wali songo yang lain.
Di sisi lain terungkap ambisi syeh siti jenar yang ingin menguasai kerajaan cirebon dan demak, kemudian ia di tangkap di daerah cirebon girang Talun oleh pasukan kerajaan cirebon maupun demak atas perintah dari sunan gunung jati yang kala itu memimpin kerajaan cirebon dan walisongo lain nya. Kemudian di adili di masjid agung sang cipta rasa pada tahun 1505 dan di jatuhi hukuman mati kemudian di lakukan penikaman syeh siti jenar oleh sunan kudus sebagai eksekutornya dengan menggunakan keris kaki kantanaga.
Lalu jenazah syeh siti jenar di kebumikan di kemlaten. Sepeninggal syeh siti jenar para pengikutnya pun memuja makamnya di kemlaten, fenomena ini pun mengundan larangan dari walisongo yg mengingatkan hanya allah swt yang patut di puja dan di sembah.
Kemudian makamnya di pindah ke astana gunung jati sebelum yang di kemlaten jazad nya di ganti dengan bangkai hewan, namun jazad nya berubah menjadi melati atau di sebut kemlaten, sehak saat itu pemakaman nya di namai dengan nama kemlaten.
Namun Setidaknya ada lima pendapat mengenai persemayaman terakhir Syekh Siti Jenar. Di Cirebon sendiri terdapat dua makam yang diduga kuat sebagai makam Syekh. Satu di komplek pemakaman Kemlaten , dan satu lagi di bukit Amparan Jati dekat dengan makam Syekh Datuk Kahfl. Sedangkan masyarakat Jepara meyakini bahwa makam Syekh Siti Jenar berada di desa Lemah Abang, Jepara. Adapun penduduk Tuban meyakini makamnya terletak di Tuban, Jawa Timur.
Dan pendapat terakhir sebagaimana dikisahkan oleh para pengikut Tarekat Akmaliyah bahwa makam Syekh Siti Jenar dinyatakan hilang. Lalu Pendapat terakhir ini sesuai dengan wasiat beliau agar kuburannya kelak tidak diberi tanda di nisan kuburnya supaya tidak dijadikan tempat peziarahan.
Wallahualam... .
Post a Comment for "Sejarah Mistis Makam Syech siti jenar | warta cirebon"